Tampilkan posting dengan label Blog. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Blog. Tampilkan semua posting

Selasa, 29 November 2016

Cara Meruqyah Rumah dan Tempat Tinggal

Ruqyah Rumah
Abu Thoybah. Seringkali kita mendengar  rumah tempat tinggal yang ditempati belakangan ini terasa berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya. Suasana yang tidak lazim dan hal-hal aneh sering terjadi dengan sendirinya. Kadang  menimbulkan suasana angker. Apakah bisa meruqyah rumah dan tempat tinggal? Ya bisa, tehnik Cara Meruqyah Rumah dan Tempat Tinggal,  ini bisa juga diaplikasikan untuk Ruqyah Kantor, Ruqyah Gudang, dan lain sebagainya.

Berikut panduan sederhana yang telah dibuktikan ratusan hamba-hamba Allah di dunia yang tempat tinggalnya dimasuki dan ganggu oleh jin dan sihir, insya Allah Cara Meruqyah Rumah dan Tempat Tinggal yang bisa Anda lakukan secara mandiri ini akan menetralisir gangguan jin dan sihir di rumah dan tempat tinggal secara tuntas dengan izin Allah.

Cara Teknis Ruqyahnya sebagai berikut:
http://ho.lazada.co.id/SHJqeN?file_id=144877

Bersihkan rumah dan tempat tinggal dari unsur-unsur kesyirkan, seperti jimat-jimat yang tersimpan atau terpasang di atas pintu. Dan bersihkan juga dari foto, gambar, patung mahluk hidup yang bernyawa yang menghalangi malaikat rahmat enggan memauki rumah.

Ambil 1 wadah air (atau sekitar 10 liter air) dalam keadaan masih ada wudhu lebih utama. Berniatlah dalam hati untuk meruqyah rumah dan tempat tinggal.  Mambaca doa perlindungan, lalu bacakan Surah Al Fatihah, Surah Al Ikhlas, Surah Al Falaq, Surah  An Nas, Surah Al A'raaf ayat 117 - 122, Surah Yunus ayat 81-82, Surah Thaha ayat 68-70, dan Ayat Kursi, bacakan masing-masing 11 kali. Contoh baca Al Fatihah hingga selesai lalu tiupkan, lakukan hingga 11 kali kemudian lanjutkan dengan Ayat Kursi.. dan seterusnya.

Setelah selesai percikankan atau semprotkan dengan sput prayer keseluruh lantai dan sudut rumah, jendela, pintu, langit-langit, dapur dan atap rumah. Sebaiknya lakukan setelah shalat isya di malam hari.
Lakukan hingga terdapat tanda-tanda bahwa keberadaan jin atau sihir di rumah atau tempat itu telah hilang dengan izin Allah.

Tanda-tanda umum akan ditemukan jenis binatang yang mati seperti; ular, tikus, kalajengking, ada bulu-bulu hewan di pagi harinya. Atau ada bau hangus terbakar beberapa menit setelah dipercikan atau disemprotkantkan. Jika melihat tanda diatas maka hentikan untuk ruqyah rumahnya

Lakukan selama 11 hari. Cukup bacakan "masing-masing" 11 kali dihari pertama saja. Jika ingin mengulangnya setiap hari atau ingin menambahkan lebih dari 11 kali juga boleh. Bahkan lebih baik, insya Allah.

Minggu, 27 November 2016

Ruqyah Syar'iyyah Di Masjid Ar Rahman, Banjarmasin

Abu Thoybah - Banjarmasin.  Semangat dalam dakwah sunnah akhir tahun 2016 semakin menggeliat di kota Banjarmasin, Kegiatan Dakwah Sunnah Ruqyah Syar'iyyah Tanpa kesurupan tanggal 7/11 hari Ahad pagi ini di Masjid Arrahman Kampung Melayu sangat ramai dikunjungi oleh jamaah yang datang dari kota Banjarmasin dan sekitarnya.

Tausiah yang mencerahkan

Acara yang dimulai pukul 8 pagi ini, dibuka dengan tausiah singkat oleh Al Ustadz Umar Thalib, yang menyampaikan inti pokok permasalahan ruqyah syar'iyyah dengan dalil-dalil dari hadist shohih. Dan juga pentingnya memahami Ruqyah Syar’iyyah yang benar dan mengenal Ruqyah Syar’iyyah yang salah

Pekikkan kalimat takbir penuh semangat diawali dalam sesi berikutnya oleh Al Ustadz Latif, dan Al Ustadz Zainal praktisi Ruqyah Syar'iyyah senior Kalimantan Selatan. Proses penyampaian materi penguatan akidah dan tazkyatun nufs dilanjutkan dengan Teknik Ruqyah Mandiri Tanpa Kesurupan bagi jamaah yang hadir, hingga menjelang waktu Dzhuhur.

Mulai dari diri sendiri

Nasehat kami untuk diri kami dan untuk yang mengikuti acara Ruqyah Syar’iyyah mandiri di Masjid Ar Rahman, Kampung Melayu, jangan lupa mengamalkan dzikir dan wirid harian khususnya wirid pagi dan sore, sebab ghaflah (lalai) dari dzikir ini adalah kerugian dan petaka.

Ruqyah Syar'iyyah Mandiri Massal Tanpa Kesurupan Di Masjid Ar Rahman, Kampung Melayu, Banjarmasin
Jamaah Akhawat Ruqyah Syar'iyyah di Masjid Ar Rahman,Kampung Melayu

Harapan kami semoga hadirnya acara-acara Dakwah Sunnah ini bisa menjadi pelengkap bagi khasanah ruqyah syar’iyyah di Banjarmasin, dan semakin membuka lebar kesempatan dakwah sunnah di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. Aamiin.

Ruqyah Syar'iyyah Mandiri Massal Tanpa Kesurupan Di Masjid Ar Rahman, Kampung Melayu, Banjarmasin
Jamaah Akhawat Ruqyah Syar'iyyah di Masjid Ar Rahman,Kampung Melayu

DONASI Dakwah Sunnah Ruqyah Syar'iyyah klik disini

Kamis, 02 Juni 2016

Bagaimana Cara Setan Bisa Menggoda Manusia

Bismillah, Dalam pembahasan kali ini, kami menyampaikan sebuah perumpamaan yang disampaikan Imam Ibnul Jauzi menggambarkan bagaimana upaya setan dalam menggoda manusia?

Sesungguhnya hati manusia ibarat kerajaan. Di bagian luar terdapat tembok yang menjadi benteng. Tembok benteng ini memiliki beberapa pintu dan bagian celah yang belum diperbaiki. Di dalam benteng terdapat istana berupa akal dan hati nurani. Dan disamping benteng terdapat rumah tua yang dihuni hawa nafsu.

Para malaikat keluar masuk ke dalam benteng melalui pintu masuk. Sementara setan keluar masuk ke rumah tua tanpa ada halangan.

Pertempuran terus terjadi antara penghuni istana dengan penghuni rumah tua. Sementara setan selalu keliling mengitari benteng untuk mencari peluang lengahnya penjaga pintu benteng dan berusaha menerobos celah tembok.

Karena itu, tidak selayaknya sang penjaga lengah meskipun hanya sesaat. Dia harus mengontrol semua pintu, dan memperhatikan celah benteng. Karena musuh tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan. Seseorang pernah bertanya kepada Hasan al-Bashri, ”Apakah setan itu tidur?” jawab beliau,

لو نام لوجدنا راحة

“Kalau dia tidur, kita nanti bisa istirahat.”

Benteng ini diterangi dengan dzikir dan sinar iman. Di dalam benteng terdapat cermin kaca yang bisa menangkap bayangan setiap orang yang masuk ke dalam benteng. Karena itu, hal pertama yang dilakukan setan di rumah tua adalah memperbanyak asap was-was.Sehingga setan bisa menghitamkan tembok benteng dan mengotori cermin. Sementara akal sehat yang sejalan dengan aturan syariat, menjadi penghalang munculnya asap, dan hujan dzikir bisa membersihkan cermin.

Sang musuh sering melakukan operasi militer. Terkadang mereka melakukan operasi dan masuk ke dalam benteng. Kemudian sang penjaga datang menghalang lalu pasukan itu keluar. Terkadang dia masuk dan membuat kerusakan. Bahkan terkadang tetap tinggal di dalam, karena sang penjaga lengah.

Sementara udara dingin yang menerpa, bisa membuat asap cepat terkondensasi memadat, sehingga menghitamkan tembok benteng, dan menutupi cermin. Sehingga setan bisa masuk, namun sang penjaga tidak sadar. Terkadang setan melukai penjaga karena dia lengah, dan terkadang menangkapnya dan dijadikan tawanan atau budak. Setan selalu berusaha melakukan makar di rumah tua atas bantuan hawa nafsu.

sumber: http://radioalumm.com

Kamis, 26 Mei 2016

Bagaimana Cara Melepas 3 Tali Setan

Abu Thoybah. Bismillah, pembahasan kali ini bagaimana melepas ikatan-ikatan tali setan yang membelenggu jiwa-jiwa manusia. Mari kita simak hadis berikut:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ مَكَانَ كُلِّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

Setan mengikat di tengkuk kepala kalian saat ia tidur dengan tiga ikatan yang pada masing-masingnya tertulis, ‘Malammu masih panjang, tidurlah yang nyenyak!’

Apabila dia bangun lalu berdzikir kepada Allah, maka satu ikatan lepas. Apabila dia berwudhu, satu ikatan lagi akan lepas.  Dan apabila dia shalat, satu ikatan lepas lagi. Sehingga di pagi hari dia dalam keadaan semangat dengan jiwa yang lapang. Namun jika dia tidak melakukan hal itu, maka di pagi hari jiwanya kotor dan dia menjadi malas.” (HR. Bukhari 1142 & Muslim 1855).

Kata as-Sindi dalam catatannya,
ولعل ذلك يكون سببا لثقل النوم يمنع الإنسان من رفع الرأس عن موضعه في حالة النوم ولذلك خص القافية لأن الثقل فيها أشد منعا للرأس من الرفع…

Mungkin ini yang menjadi sebab orang itu menjadi berat bangun ketika tidur. Seseorang sangat susah untuk mengangkat kepalanya dari bantalnya ketika tidur. Karena itulah disebutkan tengkuk, karena ini yang paling susah diangkat…

Beliau juga mengatakan,
ولعل تخصيص العقد بالثلاث لتمنع كل عقدة عن واحد من الأمور الثلاث أعني الذكر والوضوء والصلاة

Mengapa menggunakan ikatan, mungkin masing-masing ikatan untuk menghalangi 3 jenis ibadah: berdzikir ketika bangun, wudhu, dan shalat.  (Hasyiyah as-Sindi ‘ala Ibn Majah, 1/399)

Dalam hadis terdapat anjuran untuk berdzikir ketika bangun tidur. Dalam suasana sedang loading… hati dipaksa ingat Allah dan lidah dipaksa mengucapkan dzikir.
Dzikir apa yang dimaksud?

Kita simak keterangan as-Sindi,
قوله ( فذكر الله ) بأي ذكر كان لكن المأثور أفضل

Keterangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “dia berdzikir menyebut nama Allah ketika bangun.” Artinya dengan dzikir apapun, namun dzikir yang ma’tsur (yang diajarkan dalam dalil) lebih afdhal. (Hasyiyah as-Sindi ‘ala Ibn Majah, 1/399).

Diantara dzikir ma’tsur yang bisa dibaca ketika bangun tidur,

اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ.

‘Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia mematikan kami dan kepadanya kami dikem-balikan’. (HR. Bukhari, 6312)
Shalat apa yang dimaksud?

Ada dua pendapat ulama,

Pertama, shalat yang dimaksud adalah shalat isya’. Karena shalat isya, termasuk shalat lail. Ini adalah pendapat al-Hafidz Ibnu Hajar.  Beliau menyimpulka dari keterangan al-Bukhari ketika membawakan hadis ini,

باب عقد الشيطان على قافية الرأس إذا لم يصل بالليل

Pembahasan tentang setan akan mengikat tengkuk kepala manusia jika dia tidak shalat malam.

Kemudian, al-Hafidz mengatakan,
ويحتمل أن تكون الصلاة المنفية في الترجمة صلاة العشاء ، فيكون التقدير : إذا لم يصل العشاء ، فكأنه يرى أن الشيطان إنما يفعل ذلك بمن نام قبل صلاة العشاء ، بخلاف من صلاها ، ولا سيما في الجماعة

Mungkin maksud shalat yang ditiadakan dalam keterangan Bukhari adalah shalat isya. Sehingga maksud Bukhari bisa diasumsikan: ‘Jika dia tidak shalat isya di malam hari’. Seolah beliau berpendapat, bahwa setan mengikat 3 ikatan itu bagi orang yang tidur sebelum shalat  isya. Berbeda dengan orang yang sudah shalat isya, terlebih jika dia lakukan secara berjamaah. (Fathul Bari, 3/24).

Alasan Ibnu Hajar yang lain adalah karena dalam hadis ini isinya ancaman. Sementara ancaman hanya mungkin diberikan untuk orang yang meninggalkan kewajiban.

Al-Hafidz mengatakan,

وكأنه أشار إلى خطأ من احتج به على وجوب صلاة الليل حملا للمطلق على المقيد

Seolah Bukhari mengisyaratkan tentang kesalahan orang yang berdalil dengan hadis ini untuk menyatakan wajibnya shalat malam (tahajud) dengan memahami kalimat mutlak dalam hadis kepada makna terikat. (Fathul Bari, 3/24)

Kedua, shalat yang dimaksud adalah shalat malam

Pendapat ini didukung dengan hadis lanjutannya yang dibawakan Bukhari, dari Abdullah  radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat informasi ada orang yang tidur di malam hari sampai subuh. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

ذَاكَ رَجُلٌ بَالَ الشَّيْطَانُ فِى أُذُنَيْهِ – أَوْ قَالَ – فِى أُذُنِهِ

Orang itu, kedua telinganya dikencingi setan.. (HR. Bukhari 3270).

As-Sindi menjelaskan hadis di atas dalam sunan Ibnu Majah,

فظاهر كلام المصنف وغيره أنه ترك صلاة الليل وذلك إشارة إلى الرجل النائم

Dzahir hadis yang dibawakan penulis dan yang lainnya bahwa dia meninggalkan shalat malam. Diisyaratkan dengan orang yang tidur lama. (Hasyiyah as-Sindi ala Ibn Majah, 1/399).

Bagaimana jika lupa atau tidak shalat malam?
Jika kita mengambil pendapat kedua, tentu batasan shalat lail adalah sampai subuh. Sehingga jika sudah masuk waktu subuh, kesempatan untuk melepas ikatan itu bisa kita lakukan dengan dzikir dan wudhu.

Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu istiqamah melaksanakan shalat lail. Allahu a’lam.

sumber: http://radioalumm.com

Sabtu, 21 Mei 2016

Pengantar Ruqyah Syar'iyyah Tanpa Kesurupan

Abu Thoybah. Bismillah, Sebelum kami memberikan Pengantar Ruqyah Syar'iyyah Tanpa Kesurupan. kami memuji dengan segala pujian bagi Allah, kami memuji Nya, meminta pertolongan kepada Nya dan meminta ampun kepada Nya. Kami bersaksi bahwa tidak ada Yang berhak disembah selain Allah Ta’ala- dan bahwasanya Muhammad -Shalallahu alaihi wa salam adalah utusanNya.

Amma ba’du, sebagai seorang pembelajar yang menekuni dakwah thibbun nabawi, ruqyah syar’iyyah bagi kami adalah “Manhaj Dakwah dan Syifa` (jalan dakwah dan kesembuhan). Saat ini, terutama di Kalimantan Selatan ini umat sangat membutuhkan ruqyah syar’iyyah, mengingat banyaknya permintaan dan maraknya pengobatan alternative yang tidak syar’i. Media siaran lokal yang memberi perhatian kepada ruqyah syar’iyyah juga masih langka . Oleh karena itu Lembaga Kajian Thibb An Nabawi (LAKATAN) melakukan  terobosan baru antara lain; membuat program kajian dan konsultasi ruqyah syar’iyyah, menyebarkan artikel ruqyah syar’iyyah melalui Blog Abu Thoybah, dan kini secara rutin mengadakan daurah tadribiyyah untuk ruqyah syar’iyyah mengkader para raqi baru, mengadakan baksos (bakti sosial) diantaranya dengan pengobatan ruqyah syar’iyyah,

Ustadz Ariffuddin, S.Ag, M.Pd.I. adalah salah satu kader terbaik dalam hal ruqyah syar’iyyah. Tulisan-tulisannya menghiasi lembaran-lembaran majalah al-Umm, dan kader-kader raqi (mu’alij/peruqyah) muda telah banyak dibina dan dibimbingnya. Hingga tesisnya pun tentang ruqyah syar’iyyah dengan judul “Pengaruh Terapi Ruqyah Syar’iyyah terhadap Kecemasan, Stres dan Depresi” Kini, pengalaman-pengalamannya dalam dunia ruqyah, telah menerbitkan buku dalam serial ruqyah syar’iyyah. Pada seri pertama ini mengambil tema “Ruqyah Syar’iyyah tanpa Kesurupan”. Insyaallah seri kedua dengan judul “Ruqyah Syar’iyyah Mandiri”. Akan mengisi Dauroh Tadribiyyah Ruqyah Syar'iyyah Regional Kalimantan Selatan I.

Menurut kami, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang tidak seberapa ini, menguasai ruqyah syar’iyyah itu mudah, tentu setelah memahami manhaj salaf shalih. Yaitu, hanya memerlukan 4 perkara yaitu: guru pembimbing yang mumpuni, kitab/buku ruqyah syar’iyyah yang bagus, sabar (ulet) dan ikhlash. Jika salah satu dari empat perkara ini tidak terpenuhi maka sulit menjadi peruqyah yang lurus dan tangguh yang menjadi kebutuhan masyarakat, sebab ruqyah syar’iyyah seperti yang sudah kita katakan adalah jalan dakwah dan kesembuhan. Ini kalau ingin menjadi ahli di bidang ruqyah, adapun untuk keperluan terbatas misal untuk membentengi dan mengobati diri sendiri dan keluarga maka setiap muslim bisa mempelajarinya. Nasehat kami untuk diri kami dan untuk yang belajar ruqyah syar’iyyah, jangan lupa mengamalkan dzikir dan wirid harian khususnya wirid pagi dan sore, sebab ghaflah (lalai) dari dzikir ini adalah kerugian dan petaka.

Harapan kami semoga hadirnya Dauroh Tadribiyyah Ruqyah Syar'iyyah ini bisa menjadi pelengkap bagi dunia ruqyah syar’iyyah di Banjarmasin, dan semakin membuka lebar kesempatan dakwah sunnah di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. Aamiin.


Kamis, 19 Mei 2016

Bagaimana Cara Menghentikan Kebiasaan Buruk Melihat Video Porno

Abu Thoybah. Bismillah pada kali ini akan kami sampaikan bagaimana cara untuk menghentikan kebiasaan buruk melihat video porno. Dengan tutorial video bahasa arab dan sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia (video bisa dilihat pada sumber aslinya, http://radioalumm.com). Semoga bisa membantu anda dan keluarga serta teman-teman kita semuanya.

Langkah-langkah berikut telah banyak membantu orang untuk menghentikan kebiasaan buruk melihat video porno.
  • Langkah 1 Yakin dirimu untuk berhenti
  • Langkah 2 Yakinlah bahwa Allah akan membantumu
  • Langkah 3 Tegur dirimu sendiri
  • Langkah 4 Berhenti sekarang juga
  • Langkah 5 Bersihkan rumahmu
  • Langkah 6 Perbaiki perilaku seksualmu
  • Langkah 7 Pahamilah dirimu sendiri
  • Langkah 8 Harus tahu menghadapi keinginan
  • Langkah 9 Jangan tunduk pada bisikan
  • Langkah 10 Beri hadiah dan semangai diri

Allah subhanahu wata’ala berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (٥٣) وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لا تُنْصَرُونَ (٥٤) وَاتَّبِعُوا أَحْسَنَ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ بَغْتَةً وَأَنْتُمْ لا تَشْعُرُونَ (٥٥) أَنْ تَقُولَ نَفْسٌ يَا حَسْرَتَا عَلَى مَا فَرَّطْتُ فِي جَنْبِ اللَّهِ وَإِنْ كُنْتُ لَمِنَ السَّاخِرِينَ (٥٦)

“Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan Kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). Dan ikutilah Sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya, supaya jangan ada orang yang mengatakan: “Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku Sesungguhnya Termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah).” (QS. Az-Zumar : 53-56)

sumber: http://radioalumm.com


Senin, 16 Mei 2016

Inilah Ayat-Ayat al-Qur'an Tentang Tazkiyatun Nufus

Abu Thoybah - Bismillahirrahmanirrahim, Wahai jiwa yang tenang, Allah Ta'ala Telah mengilhamkan dan menerangkan Jalan Kebaikan dan Keburukan. Renungkan lah wahai jiwa yang tenang, inilah Ayat-Ayat al-Qur'an Tentang Tazkiyatun Nufus (Pembersihan Jiwa). Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya dari dosa-dosa, membersihkannya dari kotoran-kotoran dan melembutkannya dengan ketaatan kepada Allah serta meninggikannya dengan ilmu yang bermanfaat dan amal saleh.

Allah berfirman,  "Dan demi jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaannya, Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS: asy Syams: 7 - 10).

"Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Rabbnya, lalu dia mengerjakan shalat.“ (QS: al A'laa: 14-15).

Tazkiyaun nufus merupakan salah satu tugas pokok para nabi. Karena itu, ketika Musa mendakwahi Fir'aun, ia berkata kepadanya, : “Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan). Dan kamu akan kupimpin ke jalan Rabbmu, agar supaya kamu takut kepadaNya?”(QS: an Naazi'aat: 18 -19).

Tazkiyaun nufus menjadi syarat untuk meraih derajat yang tinggi dan kenikmatan abadi. Allah berfirman, “Dan barangsiapa datang kepada Rabbnya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal shalih, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh ternpat-tempat yang tinggi (mulia). (yaitu) surga 'Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Dan itu adalah balasan bagi orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan).“ (QS. Thaha: 75 - 76).

Maksudnya, bahwa balasan bagi orang yang mensucikan dirinya dari kotoran, kekejian dan syirik, dan ia hanya menyembah kepada Allah semata, dan mengikuti semua ajaran yang dibawa oleh para rasul, dalam masalah kabar berita (aqidah) maupun dalam hal perintah dan larangan (syari'at).

Merealisasikan tauhid merupakan Jalan terbesar dan terpenting untuk tazkiyatun nufus. Allah berfirman, : “Katakanlah: "Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti karnu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Rabb kamu adalah Rabb Yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya, dan rnohonlah ampun kepadaNya. Dan kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan(Nya), (yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya (kehidupan) akhirat.” (QS. Fushshilat: 6 - 7).

Kebanyakan mufassir (para ahli tafsir) dari kalangan salaf maupun orang-orang sesudahnya mengatakan bahwa yang dimaksud dengan kata zakat dalam ayat di atas ialah tauhid: syahadat "La Ilaaha Illallah" dan Iman; yang dengannya, hati menjadi bersih. Karena tauhid itu menolak adanya Tuhan dan sesembahan selain Allah dari hati. Yang demikan itu merupakan pangkal kesuciannya. Adapun penetapan uluhiyyah Allah dalam hati, ialah pangkal hidup dan berkembangnya hati.

Allah dalam ayat di atas menyebut tauhid dengan istilah zakat sehagaimana Allah menyebut syirik dengan najis. Allah berfirman, : “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, Maka janganlah mereka rnendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Iagi Maha Bijaksana.” (QS.at Taubah:28).


Hadits-Hadits Tentang Tazkiyatun Nufus
Tazkiyaun nufus merupakan salah satu hajat utama yang diminta Rasulullah. Dalam do'anya, Rasululah mengatakan: : “Ya Allah berikanlah ketaqwaan kepada diriku ini dan sucikanlah ia, Engkau adalah sebaikbaik Dzat yang mensucikannya, Engkau adalah Penolong dan Tuannya.” (HR Muslim. 2722).

"Beritahukanlah kepadaku. seandainya ada sungai di depan pintu salah seorang kamu. lalu ia mandi di dalamnya setiap hari lima kali, apa pendapatmu, apakah ia masih menyisakan kotoran padanya?" Mereka menjawab, "Dia tentu tidak menyisakan sedikitpun dari kotorannya.' Beliau bersabda, "Demikian itulah perumpamaan shalat lima waktu. Dengannya Allah menghapus dosa-dosa."

“Sesungguhnya sedekah itu adalah kotoran-kotoran mnnusia yang mereka sucikan dari diri mereka,”

At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Ad-Darda' Radhiyallahu Anhu bahwa Nabi Sallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, Di dalam Sunan at-Tirmidzi disebutkan dari Jabir Radhiyallahu Anhu dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, : "Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian, paling dekat dengan majelisnya kepadaku pada hari kiamat adalah yang paling baik akhlaknya. Dan saesungguhnya orang yang paling aku benci di antara kalian dan paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat adalah orang yang banyak berceloteh, lebar mulut dan al-mutafaihiquun. " Mereka berkata, "Kami telah mengetahui orang yang banyak berceloteh dan lebar mulut, lalu apa yang dimaksud dengan al-mutafaihiquun?" Beliau menjawab, "Orang-orang yang sombong".